AYIE ARZHA EXPLOSION PEACE

Rabu, 21 Mei 2014

Kutim Targetkan Juara Umum

SANGATTA  -  Kutai Timur (Kutim) selaku tuan rumah pelaksana Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-36 Provinsi Kaltim-Kaltara, mengerahkan kafilah berjumlah 93 orang. Kutim mengikuti semua cabang yang dilombakan dan menargetkan menjadi juara umum.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kutim Mugeni menyatakan, target itu wajar dilontarkan oleh tuan rumah, mengingat semua peserta sudah menyatakan kesiapan untuk berjuang secara maksimal.

“Persiapan dilakukan sejak jauh hari dan cukup matang. LPTQ Kutim mulai persiapan sejak MTQ tingkat kabupaten pada Februari lalu. Peserta yang ikut merupakan yang terbaik, setelah melalui seleksi ketat,” kata Mugeni.

Pihaknya menyadari pada MTQ Provinsi Kaltim tahun lalu, Kutim masih jauh dari harapan. Tapi dengan pembenahan yang dilakukan melalui kerja sama semua pihak, Kutim diharapkan memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah, sehingga meraih juara di setiap cabang yang dipertandingkan.

Kafilah Kutim yang berjumlah 93 orang tersebut, mengikuti berbagai cabang lomba. Mulai tilawah golongan remaja, dewasa, dan tunanetra. Cabang tilawah golongan tartil, anak-anak, dan qiraat mujawaad, cabang tahfiz golongan 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah serta 10 juz. Cabang tahfiz golongan 20 juz, 30 juz dan tafsir. Selanjutnya, cabang MSYQ, cabang musabaqah fahmil quran dan cabang lomba lainnya.

"Diharapkan Kutim mampu meraih gelar juara umum. Itulah yang diidam-idamkan seluruh masyarakat Kutim kepada semua qari dan qariah. Ini adalah momentum yang pas, karena Kutim menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ. Ibarat permainan sepak bola, mumpung di kandang sendiri mengapa tidak pusatkan kekuatan untuk meraih gelar juara umum," terang Asisten Kesra Kutim ini.

Menurutnya, Alquran adalah panduan hidup bagi umat dan wajib untuk diyakini sebagai berkah yang diberikan Allah SWT pada hamba-hamba-Nya.
"Dengan segala berkah dan rahmat dari Allah SWT, kami berharap seluruh kafilah dari kabupaten/kota di Kaltim dan Kaltara mampu menjadi cahaya pelanjut risalah Rasullullah.

Walaupun MTQ merupakan ajang perlombaan mencari yang terbaik, namun sesungguhnya tugas paling penting adalah terus membumikan Alquran di tanah Kalimantan. Selain itu, gunakan ajang MTQ Provinsi untuk menjalin ikatan tali silaturahmi sesama umat Nabi Muhammad SAW," pungkasnya. 


sumber : kaltimpost

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Explosion:
Thanks To Join